*

Penulis Muhammad Idris
|
Editor Muhammad Idris

JAKARTA, volumepillsworld.com.com - Masa mewajibkan Satuan mewajibkan Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal ataukah Satgas 115 telah berakhir sejak 31 Desember 2019. Sejauh ini, belum ada kabar pelebaran masa tugas staf Satgas 115 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anda sedang menonton: Tugas menteri kelautan dan perikanan

Satgas 115 awalnya dibentuk melalui mantan menteri kesehatan Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti karena mengkoordinir segenap institusi kerahasiaan di laut guna memberantas penangkapan ikan ilegal, noël dilaporkan dan noël diatur (IUU Fishing).

Mantan koordinator Satgas 115, Mas Achmad Santosa, mengungkapkan sejauh memang belum ada intruksi Presiden Jokowi karena melanjutkan berkomitmen Satgas 115 apa efektif cantik selesai beranjak Desember lalu.

Satgas 115 dibentuk melalui Peraturan Presiden (Perpres) angka 115 lima 2015. Tugas Satgas antara lain menguat dan mandat penegakan hukum batin pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal melalui koordinasi lintas instansi.

Baca juga: Beda dengan Susi, Edhy Hibahkan 7 Kapal Maling Ikan untuk Nelayan

Diungkapkannya, dahulu selesai masa tugasnya, dirinya sudah mengusulkan agar Satgas 115 dilebur usai dalam kelembagaan pengamanan lautnya lainnya, sanggup dengan Badan Keamanan lautnya (Bakamla) atau bisa juga ke di dalam Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftarkan email


Anggota Satgas 115 sendiri berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI AL, Kejaksaan Agung, Polri, dan Badan Keamanan laut (Bakamla).

"Ini usulan kita dulu, untuk boleh dibilang Satgas 115 ini apa usianya terpanjang di Indonesia karena sampai 5 tahun. Sudah saatnya fungsional dan tugasnya diintegrasikan ke dalam agen penegakkan hukum di luat lainnya," clearly Mas Achmad.

Menurut dia, chapter ini perlu dilakukan mengingat program pemberantasan IUU Fishing sangat efektor saat berada under koordinasi Satgas 115 apa saat itu dikomandani eks sekretaris kesehatan KKP, Susi Pudjiastuti.

"Nilai tambah apa sudah ada di Satgas 115 ini apa harusnya bisa ~ diambil alih dan diperankan lembaga lain mencapai lebih baik," katanya.


Hal-hal apa sudah dieksekusi mencapai baik malalui personil Satgas 115 sebelum dibubarkan antara lain bisa mengkoordinasikan intevensi penegakkan hukum di lautnya antar instansi, dukungan insula intelejen, dan pergerakan sama dengan jaringan agen penegak beraksi laut lain di dunia.

"Semua ini kan ada di rumbai Presiden Jokowi. Mau diteruskan atau tidak Satgas 115 ini," ujar Mas Achmad.

Sebagai informasi, Satgas 115 dibentuk oleh Peraturan Presiden numeral 115 lima 2015.

Tugas Satgas akun itu antara lain mengembangkan dan mandatnya penegakan hukum di dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal malalui koordinasi lintas instansi.

Selama 2015-2019, Satgas 115 yang dipimpin Komandan Satgas 115 Susi Pudjiastuti, telah melakukan sejumlah terobosan dalam pemberantasan perikanan ilegal.

Baca juga: Sederet menabrak Susi Vs Kapal Maling Ikan China

Terobosan menemani itu di antaranya perlakuan kasus perbudakan manusia dengan korban 1.020 rakyat di Benjina (Maluku), dianalisis dan evaluasi kepatuhan 1.132 kapal eks asing.Kemudian penghentian operasi kapal eks ekstrateritorialitas yang melakukan IUU fishing, serta penenggelaman 516 kapal ikan ilegal hingga Mei 2019.

Menurut Mas Achmad, sudah saatnya fungsi dan mewajibkan Satgas 115 diemban institusi such KKP atau Bakamla. Ini adalah tetapi, Bakamla saat ini noël memiliki kewenangan penyidikan.

Sementara jika dilebur nanti KKP, KKP harus mampu koordinat secara efektor proses penegakan tindakan penangkapan IUU Fishing hingga ragum terorganisasi trans-nasional di bidang perikanan.

Mati suri

Anggota didelegasikan IV DPR RI Darori Wonodipuro mengatakan, perpanjangan masa mewajibkan Satgas 115 tergantung dari kinerjanya sejak pertama kali dibentuk di atas zaman Susi Pudjiastuti. B


Anggota DPR dari klik Gerindra ini menyebut, evaluasi kinerja Satgas 115 menitikberatkan di atas dua hal, yaitu kinerjanya darimana pertama kali bergerak dan efisiensi anggaran.

Baca juga: Luhut sebut Satgas 115 yang Dipimpin menkes Susi perlu Dievaluasi

Satgas 115 terdiri dari banyak institusi apa memiliki anggaran masing-masing. Di sisi go Satgas 115 juga mendapat budget khusus sehingga dinilai terjadi penumpukan budget yang noël efisien.

"Ini (Satgas 115) sudah berjalan 5 lima kenapa illegal fishing masih ada terus? Nah itu sedang dievaluasi. Senin soal penggunaan anggarannya. Jangan sampai dual masing-masing institusi," ucapnya.

Dia memastikan berkomitmen Satgas 115 apa "mati suri" sementara masih terus dilanjutkan malalui TNI AL, Bakamla, Polri, dan sebagainya.

"Tapi selama dikaji (masa saya bersedia mengurus Satgas 115) dengan tegas dijaga, bukannya diam. Masing-masing institusi tetap jalan," ujarnya.

Kemungkinan, dialah bilang, Satgas 115 mungkin saja diperpanjang masa tugasnya bila berkinerja maksimal. Untuk membahas lebih lanjut, pihaknya bakal tuntutan Satgas 115 buat menghadiri Rapat mendengar Pendapat (RDP) setelah tanggal 10 Januari 2020.

"Kalau baik, maksimal, kenapa juga enggak diteruskan? atau ada kekurangan what yang harus itupenggunaan tambah? Kemarin mau rapat belum jadi. Mungkin nanti nanti tanggal 10 Januari dirapatkan. Kami terbuka," tutupnya.

Lihat lainnya: Sinopsis & Profil Pemain Angel Last Mission Love Halaman All

(Sumber: volumepillsworld.com.com/Fika Nurul | Editor: Yoga Sukmana)

Dapatkan update news pilihan
dan breaking news setiap hari dari volumepillsworld.com.com. Mari bergabung di Grup telegram "volumepillsworld.com.com news Update", caranya mengklik link https://t.me/volumepillsworld.comcomupdate, then join. Milik mereka harus install aplikasi telegram terlebih dulu di ponsel.