Sinopsis descendants Of The Sun episode 13 part 2

*
Credit : KBS2
volumepillsworld.com
- Shi Jin dan Mo Yeon janji bertemu di sebuah menjabarkan fast food. Mo Yeon bejana pesan bahwa ia become terlambat 10 menit dan demands Shi Jin memesankan pakan untuknya.Saat Mo Yeon tiba, bab pertama apa ditanyakan Shi Jin adalah apakah mabuknya Mo Yeon siap hilang ataukah belum. "Tentu saja. Aku kan noel minum banyak", sahut Mo Yeon pede."Kau pengayaan banyak. Dan kau memanggang orang sangat saat kau mabuk...", ucap Shi Jin. Mo Yeon membantah, mengatakan ia masih ingat semuanya. Shi Jin noël percaya dan menanyakan apa yang medang Mo Yeon katakan tentangnya, apakah medang Mo Yeon menyukainya. Mo Yeon bingung, tidak ingat mereka temu dengan medang Mo Yeon semalam."Kau bilang kau pikiran semuanya...", keluh Shi Jin. Shi Jin melarang Mo Yeon pengayaan dengan pria lain. Mo Yeon membingungkan dan mengatakan Shi Jin cemburuan. Shi Jin kesal, mengatakan Mo Yeon apa sepertinya masih mabuk...Tiba-tiba Shi Jin mendapatkan telpon dari seseorang. Wajah Shi Jin berubah serius. Lanskapnya ekspresi Shi Jin, mau noël mau Mo Yeon juga langsung sadar sepenuhnya. Usai menutup telponnya, Shi Jin tuntutan maaf diatas Mo Yeon untuk ia harus pergi nanti "Mall" dulu.Mo Yeon mengerti dengan sengaja Shi Jin. Wajahnya lampu sedikit sangat sedih tapi sedetik kemudian ia mengajak Shi Jin nonton film usai Shi Jin pulang dari "Mall". "Kau mau ataukah tidak?", bertanya Mo Yeon."Aku mau". Sahut Shi Jin sambil tersenyum. Mo Yeon berpesan agar Shi Jin back dengan selamat. Shi Jin penasaran terima kasih di ~ Mo Yeon.---
*

Dalam tugasnya kali ini, Shi Jin harus mengenakan jas berwarna hitam. Ia sedikit takut saat pertemuan dengan Dae Young yang tambahan berpakaian kesamaan dengannya. Ia lebih kejut lagi saat pemandangan Byung Soo also ada di sana. Byung Soo mengatakan berkomitmen mereka kali ini adalah misi 1020 dan ia adalah komandannya. Ia menyuruh mereka segera ikut briefing.Saat briefing, Byung Soo memerintahkan mereka mengecek senjata mereka dan mengeset radio mereka di channel 3. Beberapa people datang dan memberikan mereka masing-masing satu bolpoin. Byung Soo mengatakan, mereka semua diizinkan memakai alat itu. Dalam keadaan darurat, apabila mereka menembakan bolpoin itu usai area menutup arteri, maka tujuan akan sekarat dalam times kurang dari 10 detik.---
*

Ternyata mewajibkan Shi Jin di Hotel Korea apa berada di Pyeong Yang, Korea Utara. Mereka mengawal temu antara wakil Korea Selatan dan Korea Utara. Shi Jin bertugas berjaga di dokter pintu bersama dengan Jung Joon, tentara Korea Utara apa pernah menyandera soldiers Korea Selatan di perbatasan.Jung Joon masih mengenali Shi Jin dan menanyakan kyung luka Shi Jin, sudah pulih atau belum. Shi Jin menyindir Jung Joon yang nanti kalah darinya sekarang tugasnya diganti dulu pasukan presiden. Jung Joon melirik bolpoin yang tersemat di jas Shi Jin, dan mengatakan ia tidak keberatan buat melanjutkan ronde detik dengan bolpoint itu.Shi Jin mendengus, berpikir bahwa Jung Joon bukan ingin mengajaknya menuliskan laporan bersama-sama. Walaupun Jung Joon tuan rumahnya, Shi Jin noël keberatan resepsi tantangan Jung Joon. Jung Joon mengatakan Shi Jin cukup beruntung untuk kali ini Shi Jin adalah tamunya dan mereka memiliki tujuan apa sama. "Bagi tentara, memiliki tujuan apa sama artinya gencatan waffen dan perdamaian...", ucap Jung Joon lagi. Untuk Jung Joon menganggapnya tamu, Shi Jin meminta bantuan Jung Joon. Ia berwewenang makan mi soba secara tradisional Pyeong Yang untuk makan siang.---
*

Jung Joon benar-benar bawa Shi Jin makan mi soba. Masing-masing mereka makan di meja terpisah bersama menjangkau tim mereka. Shi Jin berterima kasih overhead traktiran Jung Joon dan berjanji ini adalah gantian mentraktir Jung Joon di bertemu berikutnya. Jung Joon mengatakan akan ada tim apa lain yang akan nanti Korea Selatan untuk mulai besok ia akan libur.Shi Jin merasa noël enak karena berhutang diatas Jung Joon. Jung Joon menyuruh Shi Jin melupakannya dan makan saja.---
*

Shi Jin datang ke RS Haesung. Secara kebetulan ia satu background bersama kursi Han yang naik belakangan together sekretarisnya. Ketua Han membicarakan kyung Mo Yeon. Sekitar bunga yang setiap aku ia kirimkan. Sekretaris Kang mengatakan ia always mengirimkan tapi Mo Yeon selalu menolaknya. Menurut Sek. Kang, ada baiknya buat sekarang kantornya were wangi. Shi Jin tersenyum mendengar percakapan kursi Han dan sekretarisnya itu.Senyum Shi Jin dirangkai saat mendengarkan Ketua Han bertanya tentang pacar Mo Yeon. "Apa kau cantik mencari informasinya?", bertanya Ketua Han. Sek. Kang mengatakan ia tidak mendapatkan informasi apa banyak, apa ia kenal hanyalah pacar Mo Yeon anggota legiun khusus. Sek. Kang demo foto yang ia dapatkan. Kursi Han kesal untuk foto apa ditunjukkan sekretarisnya adalah lukisan bersama-sama, saat tim medis berfoto bersama para soldiers sebelum kembali ke Korea.Ketua Han bertanya apa mana pacar Mo Yeon. "Tentang itu... Saya tambahan belum tahu...", jawab Sek. Kang, takut-takut. Ketua Han kesal dan hampir bang Sek. Kang. Shi Jin apa ikut mengintip dari menggoreng punggung Sek. Kang menimpali, menunjukkan apa mana pacar Mo Yeon. Shi Jin bahkan mengacu pada dengan fullest data dirinya, tersirat bintang dan golongan darahnya. :-PAwalnya ketua Han noël mengenali Shi Jin, tapi kemudian ia sadar orang yang berbicara dengannya adalah pacar Mo Yeon, orang apa sedang ia cari informasinya. Shi Jin tersenyum dan dilepas dari lift. Chairil Han berusaha menyusul Shi Jin, sampai-sampai sebelah tangannya terjepit di lift. :-D :-PKetua Han mengajak Shi Jin bicara. Sek. Kang secepatnya pamit, mengundurkan diri.Ketua Han miskin kalau Shi Jin memang benar pacar Mo Yeon dan jika Mo Yeon menolak dirinya untuk Shi Jin, akun itu benar-benar melukai harga dirinya. "Aku mendengar kau kapten pasukan khusus. What kau jago berkelahi?", meminta Ketua Han.

Anda sedang menonton: Sinopsis descendants of the sun ep 13


*

Shi Jin tersenyum dan berjalan mendekati chairil Han. "Aku dengar kau mengajaknya usai hotel saat kencan duluan kalian. Aku harap go kali kau lebih berhari-hati. Jaga berbadan dan kepalamu". Shi Jin semakin mendekati chairil Han dan berbisik, "Aku benar-benar jago berkelahi...". Kursi Han terdiam, menahan nafas. :-D---
Eun Ji pertemuan dengan Mo Yeon di dokter stasiun perawat. Eun Ji persyaratan Mo Yeon membantunya, tapi Mo Yeon noel mau. Mo Yeon mau membantu orang lain tapi noël mau tolong Eun Ji.Saat itu, Shi Jin datang dan begitu pemandangan Shi Jin, Eun Ji secepatnya bergenit ria di dokter Shi Jin. Eun Ji referral dirinya dan mengatakan kalau ia adalah teman Mo Yeon. Shi Jin juga memperkenalkan dirinya dan mengatakan kalau dia adalah pacar Mo Yeon. Eun Ji langsung kesal buat ia baru mengetahui pacar Mo Yeon apa menurut berbukit adalah seorang tentara, ternyata sangat tampan.Mo Yeon yang noël senang untuk Shi Jin bersikap sopan di dore Eun Ji, langsung memukau Shi Jin pergi.---
Hingga sampai di sebuah mall, Mo Yeon masih mengomel untuk sikap Shi Jin diatas Eun Ji tadi. "Apa kau noël lihat dialah menggodamu tadi?", kesal Mo Yeon. Tapi Shi Jin noël merasa melakukan kesalahan untuk ia hanya bersikap sopan saja diatas Eun Ji. Mo Yeon masih tidak terima. "Apa kau cemburu sekarang? Kalau kau untuk mengetahui dengan siapa aku temu tadi, kau noël akan bersikap sebagai ini...", ucap Shi Jin."Apa? Siapa itu? maafkan saya kau pertemuan dengan kursi Han?", tantang Mo Yeon. Melihat ekspresi Shi Jin, Mo Yeon langsung kenal kalau Shi Jin tadi pertemuan dengan chairil Han. Mo Yeon langsung mengalihkan pembicaraan, pura-pura komentar air mancur apa cantik, dan lain-lain. Shi Jin tertawa dan menyuruh Mo Yeon berhenti. Mo Yeon belum mau organisasi dan masih terus berbicara. Shi Jin tiba-tiba meletakkan jarinya di leher Mo Yeon, sebagai sedang mengukur leher Mo Yeon.Shi Jin mengatakan dugaannya memang benar dan ia cantik menyiapkan sesuatu buat Mo Yeon. Shi Jin mengeluarkan sebuah kotak. Mo Yeon protes untuk Shi Jin tadi mengukurnya seperti mencekiknya. Shi Jin noël menggubris protes Mo Yeon dan memasangkan kalung di leher Mo Yeon. Shi Jin mengatakan, ia sengaja memberikannya sekarang untuk jika ia memberikan di dokter Dae Young dan Myeong Ju akan bersinar aneh."Wow, cantiknya...", puji Shi Jin nanti kalung menyertainya terpasang di leher Mo Yeon."Bukankah seharusnya kau tanya dulu what aku suka atau tidak?", protes Mo Yeon lagi."Baiklah. Kau shang atau tidak?", tanya Shi Jin."Ya aku suka... Apa aku bersinar cantik?", sahut Mo Yeon, masih pura-pura marah."Sangat cantik..."."Kalau begitu, ayo...", ujar Mo Yeon sambil menggandeng tangan Shi Jin.---
Shi Jin, Mo Yeon, Dae Young dan Myeong Ju melakukan double date. Pelayan kafe menyapa mereka Shi Jin dan Dae Young dan komentar mereka apa sudah mengganti pacar mereka. Mo Yeon dan Myeong Ju segera curiga. Dan ternyata yang dimaksud pelayan itu adalah boneka serigala dan kelinci yang dulu pernah dibawa Shi Jin dan Dae Young.Shi Jin dan Dae Young tersenyum sepenuhnya arti. Sementara Mo Yeon dan Myeong Ju menatap pacar mereka, noël mengerti.Dae Young meraih tangan Myeong Ju dan memperkenalkan diatas Shi Jin bahwa Myeong Ju adalah pacarnya apa sesungguhnya. Shi Jin menunjuk kearah Mo Yeon dan mengatakan bahwa Mo Yeon adalah rekannya. Mo Yeon secepatnya protes. " kalian berjuang bersama-sama di Urk dan menang...", tambah Shi Jin. Mo Yeon tersenyum senang dan mereka berdua tos dengan tinju mereka."Apa just kalian dikutuk disini?", protes Myeong Ju saat melihat kemesraan Shi Jin dan Mo Yeon. Myeong Ju menanyakan while mereka datang usai kafe akun itu dan apa yang mereka karsa dengan boneka. Shi Jin mengatakan kejadian menemani itu saat Dae Young kehilangan ponselnya. Dae Young hampir mati saat mencari ponsel itu untuk masih ada foto Myeong Ju di sana.Myeong Ju ingin tahu sebagai apa fotonya di batin ponsel Dae Young. Myeong Ju membuka sendiri mengunci ponsel Dae Young dan melihat-lihat lukisan di batin ponsel Dae Young. Ternyata di dalam ponsel Dae Young just ada taxi dan gedung. Mo Yeon mengenali salah satunya yaitu gedung ruang angkasa upacara pemakaman di RS-nya. Mo Yeon dan Shi Jin sama-sama teringat, hari itu adalah aku pertama kalinya mereka bertemu.Shi Jin dan Mo Yeon lagi-lagi men-tos tinju mereka. Membuat Myeong Ju terganggu sendiri. Myeong Ju semakin kesal saat melihat noel ada satu pun fotonya di dalam ponsel Dae Young. Ternyata Dae Young siap menghapus semua fotonya. Myeong Ju meletakkan kembali ponsel Dae Young ke atas meja. Shi Jin ikut melihat bergambar di dalam ponsel Dae Young dan kesal karena ia cantik berjuang melelahkan hanya untuk foto yang noël jelas.Dae Young mengatakan baginya foto-foto itu adalah bergambar Myeong Ju. "Aku tidak tahu koknya berkencan. Setiap saat aku melihatnya, aku selalu minum. Enim aku noël bisa mengantarnya pulang, aku hanya bisa mengantarnya nanti taxi. Itu semua adalah nomor plat taxi-taxinya. Ketika kami putus, aku menghapus semua foto kami, tapi akueon kembali, Dae Young dirasakan aku bisa bertahan pemandangan foto-foto itu untuk tidak ada Myeong Ju disana. Jadi, aku menyimpannya...", jernih Dae Young, liong lebar.Mo Yeon saya baik-baik saja Dae Young mendesak keren. Myeong Ju mengatakan, sepertinya ia memukul cinta lagi pada Dae Young. Dae Young tersenyum langsing dan penampilan Myeong Ju. "Apa hanya kalian devoted saja di sini?", kali ini Shi Jin yang protes. Mo Yeon heran kenapa Myeong Ju mengetahui terkunci ponsel Dae Young. Myeong Ju mengatakan ia apa membuatkannya karena Dae Young.Shi Jin protes, untuk seharusnya Dae Young bisa membuatnya sendiri dan bisa ~ dipelajari di booklet saat Dae Young membeli ponsel. "Tidak apa, Bagiku, dingin dia apa melakukannya...", tolak Dae Young. Myeong Ju menatap Dae Young, full cinta. Haha...Shi Jin dan Mo Yeon pura-pura mengambil kantong mereka dan di atas pergi. Myeong Ju dan Dae Young sudah melambaikan rumbai mereka. Saat Shi Jin dan Mo Yeon kembali, Dae Young dan Myeong Ju pura-pura protes, menyuruh mereka tretan saja. :-D---Saat pasokan Myeong Ju pulang, Myeong Ju mendapatkan telpon dari seseorang. Saat kenal siapa yang menelponnya, Myeong ju segera me-reject dan tabungan ponselnya. Dae Young bertanya siapa tapi Myeong Jui. Myeon mengatakan dari people yang noel ia kenal. Dae Young menebak lagi, apakah itu Yoon Gi, Myeong Ju secepatnya membantah.Dae Young merampas ponsel MYeong Ju untuk ponsel Myeong Ju lingkaran lagi. Ia pemandangan dari sersan Kim N+Beom Rae. Dae Young menerima dan menyalakan speaker. Di seberang telpn, Beom Rae segera nyerocos tanpa henti, melaporkan kegiatan Dae Young diatas Myeong Ju. Saat Dae Young berbicara buat membenarkan laporan Beom Rae, Beom Rae baru kenal kalau Myeong Ju sedang bersama Dae Young.Dae Young memberitahukan kalau ia akan bagian belakang ke asrama kota 8 malam dan menyuruh Beom Rae membuatkan ramen untuk dia dan was standing by. Ke itu, Dae Young koneksi rusak telpon dan menatap Myeong Ju. Mencapai takut-takut, Myeong Ju mengatakan, itu hanya kebiasaannya saja. "Seseorang tidak akan berubah hanya dalamm satu malam...", Myeong Ju berusaha membela diri.Dae Young diam sepanjang perjalanan. Hingga bersinar merah selesai dan mobil kembali bergerak, Dae Young akhirnya noel tahan dan mendekatkan dirinya usai arah Myeong Ju. Myeong kaget tapi kemudian ia menutup matanya. "Aku noël akan melakukkannya. Ini hukumannya...", ucap Dae Young. Myeong Ju seketika kecewa dan memalingkan wajahnya. Sedetik kemudian, Dae Young menarik wajah Myeong Ju dan menciumnya. Wuih mobilnya keren, sanggup di collection otomatis dan ga perlu menyetir... #Iklan..---
Sekembali nanti asrama, Beom Rae siap menyiapkan ramen. Dae Young mengeluhkan ramen apa Beom Rae buat lembek such tepung. Dae Young menanyakan apakah Beom Rae mau dulu makanan pendampingnya ataukah mau dulu mienya. Beom Rae terdiam dan noël tahu mau angklung apa.Lalu di dokter Dae Young, Beom Rae menelpn Myeong Ju dan melaporkan aktivitas Dae Young. Awalnya Dae Young noël begitu memperhatikan ucapan Beom Rae pada Myeong Ju, namun saat Beom Rae menyinggung bahwa komandan akan kembali besok, Dae Young langsung tertegun.---
Dae Young menemui berlakunya Yoon di ruangan, di sana sudah ada Myeong Ju. Saat pemandangan Dae Young, Myeong Ju melambai tangannya dengan ceria. Various dengan Myeong Ju, wajah Dae Young terutang serius.Letjen Yoon menyuruh Dae Young duduk dan pengayaan teh bersama, tapi Dae Young membantah dan mengatakan mereka ini adalah minum di lain waktu dan di go tempat. Berlakunya Yoon mengatakan bahwa ia menganggap Dae Young sudah membuat keputusan. Letnan jendral Yoon meletakkan formulir apa diisi oleh Dae Young diatas meja. Dae Young mengatakan ia menjadi melepas seragamnya.Myeong Ju marah untuk ayahnya masih melakukan itu padahal ia siap memohon di ~ ayahnya. Berlakunya Yoon memberitahukan Dae Young bahwa Myeong Ju dengar pembicaraan antara mereka aku itu. Saat sakit keras, Myeong Ju memohon padanya seandainya hidup, ia harus membiarkan mereka berkencan dan noël mengeluarkan Dae Young dari tentara.Dae Young mengatakan menemani itu adalah perjanjian antara letnan jendral Yoon dan Myeong Ju, tidak ada sangkut pautnya mencapai dirinya. Ia telah menyeleksi Myeong Ju dan keputusannya menemani itu adalah harga apa harus dibayar dan ia bersedia melakukannya. "Saya become melepas seragam saya..."."Atas izin siapa?", tanya Myeong Ju marah. Myeong Ju menyuruh Dae Young diambil dan berbicara dengannya. Dae Young selesai laporannya pada Letjen Yoon dan letnan jendral Yoon hanya berdehem saja.---
Di luar, Myeong Ju dan Dae Young bertengkar. Myeong Ju mendesak marah buat ia noël tahu Dae Young does itu. Dae Young membela diri, mengatakan kalau ia melakukannya supaya mereka noël putus. Itu keputusan noël mudah baginya. Myeong Ju memahami itu noël mudah, baginya juga sangat memalukan untuk sudah produksi permohonan di masa kritisnya.Dae Young tiba-tiba berteriak, bertanya kenapa Myeong Ju does itu. Myeong Ju hampir menangis, "Itu untuk kau terus menghindar. Kau dengan demikian saat aku argumen dengan ayahku? maafkan saya aku seperti orang menjuluki bagimu? bagaimana kau bisa? Bahkan tanpa memberitahuku... Kenapa? Kau tak memberitahuku...".Dae Young menyela, mengatakan kalau ia siap memberitahukan Myeong Ju ribuan kali. "Tiap kali aku menghindar, semua itu terhitung mencapai ribuan kata. Tiap kali aku tak bisa lifted teleponmu, aku sungguh tersiksa. Tapi, kenapa kau untuk membuat janji such itu mencapai komandan? Sepertinya, kita sama-sama menganggap diri kita orang bodoh...".Myeong Ju tidak mau disamakan, ia just mencoba produksi ayahnya mengerti. "Oleh untuk itulah making aku malu. Aku noël butuk pengertian tapi aku membutuhkan penerimaan. Bukan untuk "putriku menginginkannya" tapi untuk itu aku... Aku berharap, Komandan memilihku untuk diriku sendiri. Tapi, jika Koemandan resepsi hanya untuk permintaan dari putrinya apa sekarat, aku noël bisa bersamamu...".Mata Myeong Ju berkaca-kaca, "Baiklah. Itupenggunaan hentikan saja. Jika kau ini adalah menderita untuk aku, kau bisa ~ bahagia tidak punya diriku. Aku serius kali ini...". Myeong Ju langsung berbalik pergi.---Mo Yeon dan Shi Jin sedang menonton film indoors Mo Yeon. Tiba-tiba Mo Yeon mendapat telpon dari rumah sakit apa mengahruskannya datang nanti rumah sakit buat ada pasien darurat. Shi Jin mengeluh untuk kali ini Mo Yeon yang meninggalkannya. Shi Jin berniat karena meneruskan nonton sendiri. Tapi Mo Yeon tidak mengizinkannya dan mengajak Shi Jin berangkat.---Shi Jin dan apa lainnya kembali bertugas mengawal tamu VIP buat acara mengkhususkan di Hotel Seoul. Saat briefing, Byung Soo memberitahukan mereka bahwa menjadi ada legiun tambahan buat membackup mereka. Mereka setiap orang bertugas buat menjaga lantai 17 dan mengolah perimeter. Byung Soo memberikan tanggung jawab operasi praktek itu diatas Shi Jin.---
Saat di parkiran, Shi Jin memberi perintah istirahat karena timnya selama 5 menit dahulu kendaraan olah tiba. Setiap orang anggota timnya keluar dari berani dan pergi. Lalu Shi Jin mendekati Dae Young yang terus makan coklat. Shi Jin demands satu pada Dae Young tapi Dae Young mengatakan ia sudah memakan semuanya karena ia sedang depresi. "Aku baru saja putus mencapai Letnan Yoon..."."Kenapa? Siapa apa memutuskan siapa?", meminta Shi Jin, bingung.
"Aku apa dicampakkan. Tapi aku noël bisa bilang alasannya...", ucapan Dae Young terhenti untuk pandangannya tiba-tiba fokus usai belakang Shi Jin. Shi Jin diikuti arah jam tangan Dae Young dan takut saat lanskapnya Jung Joon datang setelah arah mereka mencapai cepat, ditambah mencapai tatapan apa tajam.---Di IGD, Min Ji melaporkan diatas Mo Yeon bahwa ambulans ini adalah masuk. Mo Yeon mengajak Min Ji keluar. Ambulans apa pertama datang, isinya adalah Jung Joon apa berlumuran darah.

Lihat lainnya: √ 95 Makanan Khas Daerah Istimewa Yogyakarta, Daihatsu Indonesia


Karena datang ambulans apa lain, Mo Yeon memberikan Jung Joon di atas Sang Hyun. Saat ambulans senin dibuka, refleks Mo Yeon menutup mulutnya. Di batin ambulance itu, Shi Jin tidak sadarkan diri dan berlumuran darah...Bersambung...Note : All images credit to KBS2