Sahabat Kamus Mufradat apa semoga selalu di dalam lindungan Allah -ta"ala-. Sudah darimana lama saya berkeinginan menulis materi yang berkaitan tentang khutbah ataukah khotbah (versi baku KBBI).

Anda sedang menonton: Pembukaan pidato bahasa arab dan artinya


Pertama: buat khutbah/pidato/orasi merupakan salah satu afiliasi ilmu sastra Arab. Enim jika Anda berbicara bahasa Arab, mau noel mau materi tersebut harus dimasukkan.
Kedua: untuk saya sangat menyukainya, dan saya banyak belajar bahasa Arab dari dengar pidato-pidato berbahasa Arab. Kelewat saya pernah menulis diulang puluhan mukadimah khutbah dan doa penutupnya deviasi satu khatib masjid Nabawi, Syaikh Abdulbari Ats-Tsubaiti ( عَبْدُ البَارِي الثُّبَيْتِي ) -hafizhahullahu ta"ala-.
*

Oleh karenanya, malalui blog ini saya dicari berbagi kepada pembaca pemfitnahan pengetahuan yang berkaitan mencapai materi tersebut. Beberapa bulan yang lalu, saya sudah pernah memposting jadwal acara contoh pidato bahasa Arab tentang menuntut ilmu. Dan insyaallah titudit lainnya become segera menyusul.
Dan meteri kali ini adalah contoh mukadimah pidato bahasa Arab. Barangkali tengah pembaca ada yang mendapat tugas karena berceramah ataukah memberikan kuliah tujuh menit (kultum) dan belum memiliki menyimpan hafalan kalimat pembuka di dalam bahasa Arab, maka tulisan ini adalah solusinya.
Sebenarnya banyak sekali mukadimah apa bisa dibagi, namun dicamkan panjangnya jadwal acara ini, maka saya pilihkan banyak saja apa dirasa masyhur di kalangan masyarakat. Segera saja, selamat membaca.
إِنَّ الـحَمْدَ للهِ ، نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُيَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَـمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللهُ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًايَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوا قَوْلًا سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًاأَمَّا بَعْدُ
Innal-hamda lillahi nahmaduhu wa nasta’iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na’uudzu billahi min syuruuri anfusinaa wa sayyi-aati a’maalinaa, guy yahdihillahu falaa mudhilla lahu, wa male yudhlil falaa haadiya lahu, wa asyhadu allaa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu,
Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari keburukan diri-diri kita dan kejelekan amal perbuatan kami, barangsiapa apa Allah berry petunjuk, maka noel ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa apa Allah sesatkan, maka noel ada yang dapat memberinya petunjuk, aku bersaksi bahwasannya noel ada sesembahan apa berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwasannya Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
“Hai orang-orang apa beriman, bertakwalah kepada Allah mencapai sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan bukan sekali-kali kamu dies melainkan batin keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102)
“Hal sekalian manusia, bertakwalah kepada Rab-mu apa telah menciptakanmu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya, dan liêu keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan apa banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling persyaratan satu kemiripannya lain, dan (peliharalah) koneksi silaturahmi. Sebetulnya Allah selalu dulu dan mengawasimu.” (QS. An-Nisa: 1)
“Hai orang-orang apa beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allah become memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sebetulnya ia telah mendapatkan kemenangan apa besar.” (QS. Al-Ahzab: 71-72)
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ ، فَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِـمِيْنَ ؛ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ أَرْسَلَهُ اللهُ رَحْـمَةً لِلْعَالَمِيْنَ ، وَعَلَى أَزْوَاجِهِ الطَّاهِرَاتِ أُمَّهَاتِ الـمُؤْمِنِيْنَ ، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيْنَ وَأَصْحَابِهِ الغُرِّ الـمَيَامِيْنِ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi rabbil-‘aalamiina, wal-‘aaqibatu lil-muttaqiina, falaa "udwaana illaa "alazh-zhaalimiina; wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa asyrafil-anbiyaa-i wal-mursaliina, nabiyyinaa wa habiibinaa muhammadin arsalahullahu rahmatan lil-‘aalamiina, wa ‘alaa azwaajihith-thaahiraati ummahaatil-mu`miniina, wa ‘alaa aalihith-thayyibiina wa ash-haabihil-ghurril-mayaamiini, wa guy tabi’ahum bi-ihsaanin ilaa yawmid-diini, amma ba’du
Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, kesudahan yang baik just milik orang-orang bertakwa, dan tidak ada permusuhan melainkan hanya kepada orang-orang zalim; Shalawat dan salam tercurahkan kepada nabi dan utusan paling mulia, nabi dan kekasih kita Muhammad yang Allah utus were rahmat bagi semesta alam, kepada istri-istrinya apa suci, ibu-ibu kaum mukminin, keluarganya yang baik, sahabat-sahabatnya yang mulia dan diberkahi, dan kepada siapa saja apa mengikuti mereka invisor hingga days pembalasan, amma ba’duVersi Singkatnya:
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi rabbil-‘aalamiina, wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa asyrafil-anbiyaa-i wal-mursaliina, nabiyyinaa wa habiibinaa muhammadin, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iina, wa male tabi’ahum bi-ihsaanin ilaa yawmid-diini, amma ba’duSegala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam tercurahkan kepada nabi dan utusan paling mulia, nabi dan populer kita Muhammad, kepada keluarga, sahabat-sahabatnya, dan kepada siapa saja apa mengikuti mereka invisor hingga days pembalasan, amma ba’du
الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهَ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillahi wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa rasuulillahi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa male waalaahu, amma ba’du
Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam selalu tercurahkan atas utusan Allah, keluarga, sahabat, dan apa mencintainya, amma ba’du
الـحَمْدُ للهِ عَلَى إِحْسَانِهِ ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِهِ ، وَأَشْهَدَ أَنَّ مُـحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي إِلَى رِضْوَانِهِ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَإِخْوَانِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi ‘alaa ihsaanihi, wasy-syukru lahu ‘alaa tawfiiqihi wam-tinaanihi, wa asyhadu allaa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu ta’zhiiman lisya`nihi, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhud-daa’ii ilaa ridhwaanihi, shallallaahu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ikhwaanihi wa sallama tasliiman katsiiran, amma ba’du
Segala puji just milik Allah atas kebaikan-Nya, segala syukur hanya kepada Allah overhead taufiq dan karunia-Nya, aku bersaksi bahwa tiada sesembahan apa berhak disembah kecuali Allah satu-satu-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya segala puji bagi-Nya, aku bersaksi pula bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya yang menyeru kepada keridhaan-Nya, harapan Allah mencurahkan shalawat dan salam yang melimpah kepadanya, keluarga, sahabat, dan pengikutnya, amma ba’du
الـحَمْدُ للهِ وَحْدَهُ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مَنْ لَا نَبِيَّ وَلَا رَسُوْلَ بَعْدَهُ ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَ بِـهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ ، أَمَا بَعْدُ
Alhamdulillahi wahdahu, wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa male laa nabiyya wa laa rasuula ba’dahu, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man tabi’a bihudaahu ilaa yawmil-qiyaamati, amma ba’du
Segala puji hanya milik Allah semata, shalawat dan salam selalu tercurah kepada yang noël ada nabi dan rasul setelahnya, kepada keluarga, sahabat, dan apa mengikuti petunjuknya hingga aku Kiamat, amma ba’du
Mukadimah ini ditulis untuk momentum bulan suci Ramadhan, dan isinya pun cocok untuk kultum atau khutbah mencapai materi-materi apa berkaitan dengan moon Ramadhan.
الحمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ سَيِّدَ الأَيَّامِ وَالشُّهُوْرِ ، وَضَاعَفَ فِيْهِ الحَسَنَاتِ وَالأُجُوْرَ ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَهُوَ العَزِيْزُ الغَفُوْرُ ، وَأَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، يَعْلَمُ خَائِنَةَ الأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُوْرُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، بَعَثَهُ اللهَ تَعَالَى بِالهَدُى وَالنُّوْرِ ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اقْتَفَى أَثَرَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ البَعْثِ وَالنُّشُوْرِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahil-ladzii ja’ala syahra ramadhaana sayyidal-ayyaami wasy-syuhuur, wa dhaa’afa fiihil-hasanaati wal-ujuur, ahmaduhu subhaanahu wa huwal-‘aziizul-ghafuur, wa asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, ya’lamu khaa-inatal-a’yuni wa maa tukhfish-shuduur, wa asyhadu anna sayyidanaa wa nabiyyanaa muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh, ba’atsahullaahu ta’aala bil-hudaa wan-nuur, shallallahu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa maniqtafaa atsarahum bi-ihsaanin ilaa yawmil-ba’tsi wan-nusyuur, ammaa ba’du
Segala puji just milik Allah apa telah menjadikan bulan Ramadhan kemudian penghulu hari dan bulan, dia melipatgandakan di dalamnya jenis dan balasan, aku bersaksi bahwa noel sesembahan (yang berhak disembah) melainkan Allah yang noël ada sekutu bagi-Nya, itu mengetahui berpawai mata apa berkhianat dan (mengetahui pula) what yang trấn sembunyikan, dan aku bersaksi bahwa tuan dan nabi kami, Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya, Allah mengutusnya mencapai (membawa) petunjuk dan cahaya (keimanan), harapan Allah berkenan melimpahkan shalawat dan salam kepadanya, kepada keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti jejak mereka intevensi hingga aku kebangkitan, ammaa ba’du
الحَمْدِ للهِ حَمْدًا يَلِيْقُ بِجَلَالِ وَجْهِهِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِهِ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، صَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

alhamdulillaahi hamdan yaliiqu bijalaali wajhihi wa ‘azhiimi sulthaanihi, wa asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu, shalawaatullaahi wa salaamuhu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa ashhaabihi wa male saara ‘alaa nahjihi ilaa yaumiddiini, amma ba’du
segala puji bagi Allah pujian apa pantas menjangkau kebesaran wajah-Nya dan keagungan kekuasan-Nya, aku bersaksi bahwa noël ada sesembahan (yang berhak disembah) melainkan Allah apa tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, shalawat dan salam always tercurah kepadanya, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang menempuh jalannya hingga days pembalasan, amma ba’du
الـحَمْدُ للهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالـهُدَى وَدِيْنِ الـحَقِّ ؛ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا . وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ؛ إِقْرَارًا بِهِ وَتَوْحِيْدًا ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا مَزِيْدًا ، أَمَّا بَعْدُ

alhamdulillaahilladzii arsala rasuulahu bilhudaa wa diinilhaqqi liyuzh-hirahu ‘aladdiini kullihi wa kafaa billaahi syahiidan, wa asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahu iqraaran bihi wa tauhiidan, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu shallallahu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa sallama tasliiman maziidan, amma ba’du
segala puji bagi Allah yang telah mengutus rasul-Nya dengan petunjuk dan agama apa benar; untuk memenangkannya di atas segala agama. Aku bersaksi bahwa noël ada sesembahan (yang berhak disembah) melainkan Allah yang tiada sekutu bagi-Nya; berikrar serta meng-esakan-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, harapan Allah memberikan shalawat kepada beliau dan keluarganya, serta memberikan salam yang lebih, amma ba’du
Baca juga
: Pidato Bahasa Arab sekitar Berbakti Kepada Orang basi .Demikian sahabat setia Kamus Mufradat, 8 contoh sentence pembuka (mukadimah) ceramah di dalam bahasa Arab. Alhamdulillah telah saya lengkapi mencapai cara membacanya batin tulisan latin, dan disertai pula mencapai terjemahannya di dalam bahasa Indonesia.

Lihat lainnya: Harga Hp Xiaomi Redmi Note 2 Terbaru Dan Spesifikasi Xiaomi Redmi 2 Note


Itung-itung begitu banyak, begitu banyak mendayung dua pulau terlampaui. Selain sanggup menghafal mukadimah, anda pun mungkin mempelajari kosakata bahasa Arab. Sekian, kurang lebihnya mohon maaf, bertubi atas kunjunganya, wa jazaakumullahu khairan.