Toggle navigation
*



Anda sedang menonton: Khasiat daun murbei untuk asam urat

PENGARUH EKSTRAK daun MURBEI (Morus alba L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT MENCIT (Mus musculus L.) JANTAN BALB-C DAN PEMANFAATANNYA sebagai KARYA ILMIAH POPULER


*



Lihat lainnya: Marvels Guardians Of The Galaxy Episode 1 Review, Marvel'S Guardians Of The Galaxy Episode 1

Daun murbei mengandung tautan flavonoid golongan rutin, morasetin dan kuersetin. Tautan flavonoid golongan tersebut diketahui dapat amblesnya kerja enzim xantin oksidase (penyebab meningkatnya asam urat) sehingga dapat menurunkan kadar asam urat di dalam darah. Pengetahuan circa manfaat daun murbei dalam menurunkan kadar asam urat haruss diketahui oleh sosial luas. Tujuan penelitian ini adalah buat mengetahui adanya pengaruh pemberian abstrak daun murbei terhadap penurunan kadar asam urat mencit, mengetahui dosis abstrak daun murbei yang paling berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat mencit, dan untuk mengetahui produk karya ilmiah populer dignified digunakan such buku bacaan masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimental laboratories yang diikuti dengan uji mengonfirmasi karya ilmiah populer. Penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak fullest (RAL) menjangkau 5 ulangan yang terdiri dari 5 perlakuan yang dibagi di dalam 2 doan kontrol dan 3 doan perlakuan. Hasil penelitian lebih dekat dijadikan kemudian sumber penyusunan karya ilmiah populer berupa booker bacaan buat masyarakat. Dianalisas data dilakukan mencapai uji ANOVA dan jika hasilnya berpengaruh cukup maka dilanjutkan menjangkau uji Duncan. Adapun dianalisas data untuk uji produk penelitian keuntungan instrumen validasi karya ilmiah populer. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit (Mus musculus L.) jantan Balb-C. Mencit-mencit tersebut dikondisikan mengalami hiperurisemia menjangkau pemberian jus hati ayam 25 ml/kgBB selama 14 hari. Mencit yang telah mengalami hiperurisemia kemudian diberi menyembuhkan selama 7 hari. Dicuri I-III diberi ekstrak lembaran murbei dosis 250 mg/kgBB (P1), 500 mg/kgBB (P2), 750 mg/kg BB (P3). Doan IV diberi perlakuan dengan pemberian allopurinol 10 mg/kgBB seperti kontrol active (K+) dan doan V diberi CMCNa 0,5% seva kontrol negatif (K-). Ukuran kadar asam urat batin darah dilakukan dengan metode colorimetric enzim (metode urikase) menggunakan pereaksi kit karena asam urat dan diukur dengan menggunakan Biolyzer 100. Hasil penelitian menunjukkan rerata perbedaan penurunan yang paling besar adalah doan kontrol active sebesar 1,31 mg/dl dengan persentase penurunan sebesar 79,68%, kemudian menyusul P1 sebesar 0,67 mg/dl menjangkau persentase penurunan sebesar 47,60%, P2 sebesar 0,38 mg/dl dengan persentase penurunan sebesar 27,47%, dan P3 sebesar 0,17 mg/dl mencapai persentase penurunan sebesar 18,39%. Sedangkan buat kelompok dikendalikan negatif tidak mengalami penurunan melainkan meningkat sebesar -0,55 mg/dl mencapai persentase penurunan sebesar - 40,17%. Kelompok P1 mencapai dosis ekstrak lembaran murbei 250 mg/kgBB memiliki kemampuan lebih besar dalam menurunkan kadar asam urat dibandingkan dengan kelompok P2 (500 mg/kgBB) dan dicuri P3 (750 mg/kgBB). Adapun sasaran dari validasi karya ilmiah populer demonstrasi bahwa produk karya ilmiah populer sangat serius, serius dijadikan sebagai buku bacaan masyarakat dengan dilakukan beberapa revisi. Berdasarkan tujuan penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Pemberian ekstrak daun murbei berpengaruh cukup (F=12,937, p=0,000) terhadap penurunan kadar asam urat mencit. 2) Dosis 250 mg/kgBB ekstrak daun murbei menunjukkan pengaruh yang most besar terhadap penurunan kadar asam urat mencit. 3) Karya ilmiah populer sekitar pengaruh ekstrak daun murbei terhadap penurunan kadar asam urat mencit serius, serius dijadikan kemudian buku bacaan masyarakat untuk menambah pengetahuan.