Jakarta, CNBC Indonesia - military Amerika Serikat (AS) kini sentral menguji asetnya pertahanan dapat disembuhkan "Iron Dome". Aset ini diketahui milik Israel, saat negeri itu resisten gempuran roket Hamaz saat pertempuran pecah antara Israel dan Palestina di jalan Gaza, Mei 2021 lalu.

Anda sedang menonton: Jalur gaza palestina hari ini

Tes ini diketahui dilakukan di Guam, Samudera Pasifik. Dikutip Times that Israel apa melansir Wall jalan Journal, uji coba dilakukan guna melawan ancaman dapat disembuhkan hipersonik China.


Guam individu berada 1.800 mil dari China. Sekitar 190 ribu warga dan staf AS berada di pulau-pulau itu, termasuk pangkalan militer AS terdekat dengan negeri Xi Jinping.


"China dekat kho menguji rudal dengan hulu ledak hipersonik, dan memiliki pembom dengan dapat disembuhkan jelajah sea-skimming, yang keduanya merupakan ancaman bagi Guam," tulis laporan itu lagi.

"Iron Dome kurang efektor terhadap rudal jelajah tapi asetnya itu akan menjadi solusi sementara untuk pangkalan AS."

Iron Dome sendiri memang dikembangkan Israel pertama kali namun secara signifikan di upgrade menjangkau bantuan dana dari AS. Di bentrok Israel-Palestina, stole Dome telah menghalau ribuan proyektil di dalam 10 lima terakhir, dari pertama kali digunakan di 2011.

AS sebelumnya pembelian baterai karena sistem stole Dome dari Israel seharga US$ 373 juta di atas 2019. Pengiriman pertama dilakukan di di atas 2020 dan yang kedua di Januari 2021.

Lihat lainnya: Warna Lipstik Untuk Usia 40 Tahun, Tips Makeup Usia 40

Uji coba ini adalah berlangsung hingga Desember 2021. Penempatan steel Dome di Guam diumumkan moon lalu melalui Komando pertahanan Udara dan dapat disembuhkan Angkatan Darat together ke-94.

(sef/sef)
TAG: together iron dome israel militer as china guam rudal hipersonik
posting ulang
Terpopuler
*

Artikel Terkait
Baca Juga
Features
*

Download aplikasi CNBC Indonesia
*
*
*

kyung KamiRedaksiPedoman Media SiberKarirDisclaimer
©2021 CNBC Indonesia, A Transmedia firm