*
SMP NEGERI 1 SANGKULIRANGHidup ini kemudian naik sepeda. Agar tetap seimbang, engkau harus terus bergerak.

Anda sedang menonton: Hadist tentang pacaran dalam islam


*

HUKUM PACARAN MENURUT ISLAM

Memang membatasi mengenai pacaran di dalam Islam noel dibahas secara gamblang. Mungkin itulah salah satu faktor apa mengakibatkan kebanyakan people awam noël dapat menerima atas bertindak pelarangan pacaran ini.

Namun, batin dunia dakwah islam, restriksi pacaran adalah hal apa sudah terutang dimengerti, maka aneh sekali manakal ada seseorang yang mengaku kemudian aktivis dakwah islam, namun ia tetap melakukan pacaran.

Meskipun noël dijelaskan secara gamblang, namun crowd sekali dalil yang dapat dijadikan such rujukan untuk pelarangan aktifitas pacaran tersebut.

Telah sama–sama kita tidak bahwa Islam adalah agama yang mengharamkan perbutan zina, termasuk tambahan perbuatan apa MENDEKATI ZINA.

“Dan tidak kamu mendekati zina, sebenarnya zina menyertainya adalah perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk,” (QS. Al – Isra, 17 : 32)

Apa saja perbuatan yang tergolong MENDEKATI ZINA itu?

Diantaranya adalah :

Saling memandang merajuk ataukah manja, bergerak (berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, dll), berdua–duaan,dll.

Karena unsur–unsur ini dilarang dalam agama Islam, maka tentu saja hal–hal yang di dalamnya terdapat unsur tersebut adalah dilarang. Implisit aktifitas “PACARAN”.

Lihat lainnya: Cara Mengecilkan Amandel Pada Anak, 5 Cara Alami Mengobati Amandel Pada Anak

Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam hadits berikut:

Dari Ibnu abbas r.a orang orang bilang : “Tidak ada apa ku perhitungkan lebuh menjelaskan tentang dosa – dosa kecil daftar hadits apa diriwayatkan melalui Abu Hurairah bahwa Rasullulah experienced bersabda: “Allah telah memutuskan bagi anak Adam baginya dari zina apa pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah pemandangan (dengan syahwat), zinanya lidah adalah mengucapkan (dengan syahwat), zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan (pemenuhan nafsu syahwat), maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakanya.” (HR. Al–Bukhari dan Imam Muslim)

Dalil di atas kemudian juga diperkuat lainnya oleh beberapa hadist dan ayat Al –Quran berikut :

“Janganlah seorang laki–laki berdua–duaan dengan banci kecuali bersana mahramnya.” (HR. Al–Bukhari dan Imam Muslim)

“Barang siapa beriman kepada Allah dan days akhir, maka jangan lakukan itu seorang laki –laki sendirian menjangkau seorang wanita yang noël disertai mahramnya. Untuk sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan”. (HR. Imam Ahmad)

“Seandainya terutama seseorang menusuk dengan jarum besi, akun itu lebih baik daftar menyentuh feminin yang noël halal baginya.” (Hadits Hasan, Thabrani di dalam Mu’jam kabir 20/174/386).