Presentasi berjudul: "DAFTAR difusi FREKUENSI"— Transcript presentasi:

1 DAFTAR sebaran FREKUENSIOleh : Inne Novita Sari

*

2 PENYUSUNAN distribusi FREKUENSITabel 3.1 biaya Ujian Statistik untuk 50 mahasiswa Politeknik karena mengatur data mentah (data apa belum dikelompokkan) usai dalam bentuk yang stabil tanpa mengurangi inti informasi apa ada. Itu dimulai dengan menyusun data mentah ke dalam urutan yang sistematis (dari biaya terkecil ke nilai yang lebih besar atau sebaliknya) ataukah lebih sering disebut data terurut. PENYUSUNAN difusi FREKUENSI sebelum membuat tabel difusi terlebih sebelum akan diperkenalkan istilah yang digunakan dalam sebuah tabel distribusi frekuensi.

*

3 Daftar pengeluaran Ujian KalkulusFrekuensi (f) Batas Kelas ketentuan Tengah Kelas 50 – 59 8 49,5 - 59,5 54.5 60 – 69 10 59,5 - 69,5 64.5 70 – 79 13 69,5 - 79,5 74,5 80 – 89 79,5 - 89,5 84,5 90 – 99 9 89,5 -99,5 94,5 Jumlah 50 1. Kelas Interval nilai Ujian 50–59, 60–69, ..dst berpendapatan kelas interval. Urutan kelas term 50–59 berpendapatan kelas interval pertama, 60–69 panggilan kelas expression kedua,..., 90– disebut kelas expression kelima/terakhir. 2. Ujung Kelas term Nilai-nilai di kiri kelas expression (50,60,70,80 dan 90) ditelepon ujung bawah kelas (UBK). Nilai-nilai di kanan kelas interval (59,69,79,89 dan 99) berpendapatan ujung atas kelas (UAK).

*

4 Nilai Ujian Frekuensi (f) Batas Kelas titik Tengah Kelas 50 – 59 849,5 - 59,5 54.5 60 – 69 10 59,5 - 69,5 64.5 70 – 79 13 69,5 - 79,5 74,5 80 – 89 79,5 - 89,5 84,5 90 – 99 9 89,5 -99,5 94,5 Jumlah 50 perbedaan antara ujung bawah kelas dengan ujung overhead kelas depan adalah satu jika data dicatat hingga satuan, sepersepuluh jika data dicatat hingga satu desimal, seperseratus jika data dicatat hingga dua desimal, dst. 3. Liong Kelas term (p) Selisih aktif antara tiap dua ujung bawah kelas berurutan disebut panjang kelas interval. Dari tabel diperoleh liong kelas interval = 60 – 50 = 70 – 60 =...= 90 – 80 =10. 4. Frekuensi (f) Bilangan apa menunjukkan banyaknya data apa terdapat batin setiap kelas interval berpendapatan frekuensi.

*

5 Nilai Ujian Frekuensi (f) Batas Kelas ketentuan Tengah Kelas 50 – 59 849,5 - 59,5 54.5 60 – 69 10 59,5 - 69,5 64.5 70 – 79 13 69,5 - 79,5 74,5 80 – 89 79,5 - 89,5 84,5 90 – 99 9 89,5 -99,5 94,5 Jumlah 50 5. Batas Kelas Interval biaya 49,5 , 59,5 ,..., 89,5 ditelepon batas bawah kelas (BBK). Nilainya bergantung di ~ ketelitian data apa digunakan. Jika data dicatat hingga satuan BBK = UBK – 0,5. Jika data dicatat hingga satu desimal BBK = UBK – 0, dst. Cost 59,5 , 69,5 ,..., 99,5 panggilan batas atas kelas (BAK). Nilainya bergantung di atas ketelitian data apa digunakan. Jika data dicatat hingga satuan BAK = UAK + 0,5. Jika data dicatat hingga satu desimal BAK = UAK + 0, dst. Nilai batas bawah kelas berikutnya kesamaan dengan biaya batas atas kelas sebelumnya.

*

6 Nilai Ujian Frekuensi (f) Batas Kelas periode Tengah Kelas 50 – 59 849,5 - 59,5 54.5 60 – 69 10 59,5 - 69,5 64.5 70 – 79 13 69,5 - 79,5 74,5 80 – 89 79,5 - 89,5 84,5 90 – 99 9 89,5 -99,5 94,5 Jumlah 50 periode Tengah Kelas (m) biaya 54,5 , 64,5 ,..., 94,5 disebut periode tengah kelas period tengah kelas/tanda kelas adalah suatu biaya yang diambil kemudian wakil dari kelas itu, yakni rata-rata setiap kelas interval. UBK = Ujung Bawah Kelas UAK = Ujung overhead Kelas BBK = Batas Bawah Kelas BAK = Batas overhead Kelas

*

7 Buatlah mengajukan distribusi frekuensi dari data pendapatan (juta rupiah) untuk30 belanja komputer berikut ini : Data pendapatan ( dalam juta rupiah) 30 perbelanjaan komputer 69 76 64 65 85 63 71 56 58 73 50 67 70 74 60 72 75 78 80 1. Tentukan nilai dari data terkecil, data terbesar, dan banyak data. Data terkecil (DK) = 50 Data terbesar (DB) = 85 kawanan data (N) = 30

*

8 2. Tekad rentang, yaitu pengeluaran data terbesar dikurangi cost data terkecil.Rentang = DB – DK = 85 – 30 = 35 3. Tentukan banyak kelas interval apa diperlukan. Dengan menggunakan policy Sturges : banyak kelas = 1 + 3,3 log N = 1 + 3,3 log 30 = 5,87 ≈ 6 4. Tentukan berbohong kelas expression (p). 5. Tekad ujung bawah kelas interval pertama. UBK pertama = 50 (di bawa pulang dari data terkecil) 6. Dengan P=6 dan memulai menjangkau data yang terkecil, maka kelas pertama apa terbentuk adalah 50 – 55, kelas interval senin adalah – 61. ( ingat Perbedaan antara ujung bawah kelas menjangkau ujung atas kelas depan adalah satu jika data dicatat hingga satuan, sepersepuluh jika data dicatat hingga satu desimal, seperseratus jika data dicatat hingga dua desimal, dst. )

*

9 7. Karena tabel penolong 8. Sehingga berpesta distribusi frekuensinya adalah Kelas ke- Kelas term Tabulasi Frekuensi 1 50 – 55 i 2 56 – 61 IIII 5 3 IIII ns 6 4 68 – 73 IIII IIII 10 74 – 79 80 – 85 III Tabel sebaran frekuensi pendapatan (dalam million rupiah) 30 membeli komputer Pendapatan Frekuensi 50 – 55 1 56 – 61 5 6 68 – 73 10 74 – 79 80 – 85 3

*

10 Tabel distribusi frek. Kerabat Pendapatan 30 toko komputer Frekuensi batas kelas periode tengah kelas 50 – 55 1 52.5 56 – 61 5 58.5 6 64.5 68 – 73 10 70.5 74 – 79 76.5 80 – 85 3 82.5 Tabel menyebarnya frek.


Anda sedang menonton: Contoh tabel distribusi frekuensi 50 data


Lihat lainnya: Cara Ke Grapari Telkomsel Di Kelapa Gading Di Jakarta Utara Menggunakan Bis

Relatif Pendapatan 30 membeli komputer Tabel menyebarnya frekuensi pendapatan 30 belanja komputer Pendapatan Frekuensi 50 – 55 1 56 – 61 5 6 68 – 73 10 74 – 79 80 – 85 3 Pendapatan Frek kerabat 50 – 55 56 – 61 20 68 – 73 74 – 79 80 – 85 10 Jumlah 100%

*

11 Data benefit perusahaan (dalam juta rupiah) PT. XTahun 32.5 34.8 32.8 32.4 27.8 34.2 18.5 40.6 37.3 20.7 31.2 35.1 25.7 44.3 32 18.2 34.5 37.6 42 43.2 35.8 30 36 36.5 31.6 39 37.2 42.8 33.1 43.1 35 33.3 27.6 29.6 36.1 41.7 43.7 38.5 30.8 32.2 Buatlah tabel difusi frekuensi dan tabel sebaran frekuensi relatifnya

*